Minggu, 01 April 2012

Statistik Parametrik dan Statistik Non Parametrik


Secara umum metode statistik bisa dibagi menjadi 2 yaitu statistik parametrik dan statistik non parametrik. Apa bedanya?
  1. Statistik parametrik
Pada statistik parametrik, hasil pengolahan data yang diperoleh bersifat inferensi artinya hasil tersebut berlaku umum untuk populasi bukan hanya pada sampel yang diambil.
Jenis data yang dapat diolah secara parametrik adalah data interval dan rasio serta distribusi data adalah normal atau mendekati normal.

2. Statistik non parametrik
Berbeda dengan statistik parametrik, hasil yang diperoleh dari pengolahan data tidak dapat diambil sebagai kesimpulan untuk populasi.
Data yang digunakan adalah data nominal dan ordinal serta distribusi data tidak normal.

Senin, 19 Maret 2012

Data Kuantitatif


Data kuantitatif dibedakan menjadi 4 macam, yaitu :

1. Data nominal
Data yang diperoleh  dengan cara kategorisasi atau klasifikasi.
Contoh : jenis kelamin (pria;wanita), warna (merah;kuning;dll). Agar bisa diolah, data nominal perlu dikuantitatifkan terlebih dulu dengan memberikan skor, seperti 1= pria, 2= wanita

Ciri data :
-         posisi data setara , tidak ada tingkatan dalam jenis kelamin
-         tidak bisa dilakukan operasi matematik, 1 (pria)+ 1 (pria) ≠ 2 (wanita)

 2. Data ordinal
Hampir sama dengan data nominal tetapi terdapat tingkatan dalam skornya.
Contoh : 1 ( tidak setuju)), 2(setuju), 3 (sangat setuju)

Ciri data :
-         posisi data tidak setara, “setuju” tidak setara dengan “sangat setuju”
-         tidak bisa dilakukan operasi matematik, 1(tidak setuju) + 2(setuju) ≠ 3(sangat setuju)

3.  Data interval
Data yang diperoleh dengan cara pengukuran.
Contoh : temperatur

Ciri data :
-         tidak ada kategorisasi
-         berlaku operasi matematik (+,-, x, /), 10 C + 15 C = 25 C
-         tidak berlaku 0 mutlak, temperatur 0 C tidak sama dengan 0 F

4.  Data rasio
Hampir sama dengan data interval tetapi berlaku 0 mutlak.
Contoh : panjang, tinggi,massa dll

Ciri data :
-         tidak ada kategorisasi
-         berlaku operasi matematik (+,-, x, /)  , 10 kg x 2 = 20 kg
-         berlaku 0 mutlak, panjang 0 m berarti mutlak tidak memiliki panjang (0)

Pemahaman mengenai jenis data sangat berperan dalam pemilihan analisis statistik yang akan digunakan,, jadi kenali dulu jenis data anda ^^

Senin, 23 Januari 2012

Data Kualitatif dan Data Kuantitatif

Data merupakan bentuk jamak dari datum. Jadi data adalah kumpulan dari datum datum.
Nah sekarang akan dibahas mengenai pembagian data yaitu data kualitatif dan data kuantitatif.

1. Data kualitatif
Data yang dinyatakan dalam bentuk kata-kata atau bukan dalam bentuk angka. Data ini biasanya menjelaskan karakteristik atau sifat .
Sebagai contoh : kondisi barang (jelek,sedang,bagus), pekerjaan( petani,pengusaha,pedagang),tingkat kepuasan ( tidak puas, puas, sangat puas),dll
Data kualitatif terdiri dari data nominal dan ordinal

2. Data kuantitatif
Data yang dinyatakan dalam bentuk angka. Merupakan hasil dari perhitungan dan pengukuran.
Sebagai contoh : tinggi badan, umur, jumlah benda, penghasilan seseorang,dll.
Data kuantitatif terdiri dari data interval dan rasio

Di notes berikutnya kita akan membahas tentang perbedaan data nominal,ordinal , interval dan rasio.
Salam sukses ^^